Navigate titles from navigation bar on the left / Navigasi judul melalui menu navigasi di sebelah kiri

Project Nil: The World Engulfed in Ash, or the Tale of a Girl's Salvation Volume 1 Kata Penutup

Kata Penutup 

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca karya ini, Project Nil: The World Engulfed in Ash, or the Tale of a Girl’s Salvation.

Meskipun konsep dunianya sudah saya rancang sejak bertahun-tahun yang lalu, karya ini sempat menjadi proyek di mana saya terus merasa bimbang mengenai karakter-karakter yang menjadi poros cerita serta pesan apa yang ingin disampaikan kepada pembaca. Saya sendiri sempat kehilangan arah tentang apa sebenarnya yang ingin saya utarakan; latar dunia yang membengkak bagaikan awan dan khayalan semata hanya terbang melayang di udara. Begitulah kondisi cerita ini awalnya.

Namun, berkat kehadiran sang heroine, Nil, inti dari apa yang harus dikisahkan dan apa yang harus disampaikan dalam karya ini seketika terbentuk dengan cepat.

Bagi saya, menulis sebuah cerita bukanlah suatu hal yang bisa dikatakan mudah. Akan tetapi, gadis bernama Nil ini secara ajaib mampu mempercepat laju cerita, bahkan memberikan dimensi dan kedalaman pada karakter-karakter di sekitarnya.

Bagi saya, itu adalah sebuah pengalaman yang sangat luar biasa.

 

Dalam arti tertentu, tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa seluruh latar dalam karya ini ada demi dirinya. Di dalam dunia yang disebut sebagai tempat di atas langit dan di bawah cakrawala ini, masa depan seperti apa yang akan mereka sambut nantinya? Saya sendiri merasa sangat tertarik sekaligus menyimpan ekspektasi besar tentang apa yang akan mereka tunjukkan kepada saya. Karya ini akhirnya menjadi sesuatu yang seperti itu.

Saya tidak tahu seberapa jauh karya ini akan berlanjut nantinya. Namun, jika melalui karya ini saya dapat menyampaikan pengalaman yang mendebarkan hati kepada para pembaca sekalian, itu sudah menjadi kebahagiaan terbesar bagi saya.

Meski demikian, masih ada segunung hal yang belum dijelaskan di dalam cerita. Apa sebenarnya Mekanisme Amadeus itu, tentang Spesies Kuno, identitas asli Paus Putih, hingga gambaran utuh dari Proyek Nil. Begitu pula dengan masa lalu Krus dan Agatha, sejarah tentang apa yang dilakukan umat manusia tiga ratus tahun yang lalu, hingga jati diri dari Lapisan Abu; masih banyak misteri yang harus dikisahkan.

Saya sangat berharap suatu hari nanti saatnya akan tiba bagi saya untuk menceritakan semua itu, dan dengan ini saya menutup kata penutup ini.

 

Terakhir, izinkan saya menyampaikan ucapan terima kasih.

Kepada segenap pihak yang terlibat dalam proses seleksi GA Bunko Award. Juga kepada editor yang bertanggung jawab, Ito-sama, yang dengan penuh kesabaran telah menyunting tulisan saya yang masih jauh dari kata sempurna ini. Kepada fixro2n-sama, yang telah menggambarkan dunia ideal yang begitu luar biasa hingga membuat saya berpikir apakah isi kepala saya telah diintip.

Serta kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam penerbitan karya ini, saya haturkan terima kasih yang sedalam-dalamnya.

Terima kasih telah membaca hingga halaman terakhir.

Semoga kita bisa bertemu kembali suatu hari nanti.

Sampai jumpa.

 

Hatake Rintarou

Read Also :-
Labels : #Light Novel ,#Project Nil ,#Project Nil 1 ,
Getting Info...

Posting Komentar