Navigate titles from navigation bar on the left / Navigasi judul melalui menu navigasi di sebelah kiri

A Certain Magical Index: Genesis Testament Volume 15 Epilog

Epilog: Benih yang Mulai Bersemi 
Question

Trio parasut mengembang.

 

Pesawat pemerintah Inggris pada akhirnya tidak lagi dibutuhkan. Karena pesawat luar angkasa berbentuk peluru Capung Jumbo telah melintasi banyak perbatasan negara sewaktu terhanyut di luar atmosfer.

“Apa kita... berhasil selamat?”

Tidak ada yang menjawab pertanyaan Kamijou.

Dia tidak tahu logika apa yang membuat bajingan lengan kanan itu mewujud, namun dia pasti telah menarik diri sekali lagi ke mana pun tempat dia pergi. Tidak mengetahui apa yang membuat si egois itu menampakkan diri sungguh mencemaskan. Kamijou sempat mendengar suara retakan dari bahunya, namun itu tidak memberi tahu banyak hal kepadanya.

Bagaimanapun juga, setelah parasutnya mengembang, mereka telah mendarat di lautan dekat Inggris, jadi dia berhasil menyerahkan Hamazura kepada mereka.

Bahkan setelah menempuh perjalanan mengitari setengah belahan bumi, di sini masih musim dingin, yang berarti suhunya sangat dingin. Mereka telah jatuh ke dalam laut, jadi membuka pintu kedap udara agar sebuah kapal bisa menjemput mereka telah membuat tubuhnya basah kuyup. Dia tidak tahu secara spesifik bagaimana sistem di Inggris bekerja atau bagaimana hal itu diorganisasi, namun di atas sebuah kapal patroli yang tampak seperti milik pemerintah, dia membungkus dirinya dengan selimut yang diberikan dan menyaksikan apa yang terjadi pada pemuda satunya.

“...”

Dia pasti akan dendam kepadaku. Dan begitu pula kekasihnya. Kalau tidak salah namanya Takitsubo?

Kamijou tidak tahu apa yang akan terjadi pada Hamazura Shiage sekarang.

Hamazura tidak tahu apa-apa tentang sisi sihir dan karenanya tidak memahami seberapa besar ancaman dari Coronzon... dan begitulah cara dia membiarkan wanita itu memengaruhi dirinya. Namun dia sepertinya tidak akan bisa lolos lagi dengan argumen seperti itu.

Pihak Anglikan akan menilai dirinya sebagai ancaman bagi negara mereka dan dunia.

Dia akan diadili sebagai seseorang yang telah bertaruh demi Coronzon. Persis seperti apa yang diinginkannya.

 

Dan dengan demikian, pertempuran Hamazura Shiage berakhir. Pertarungan itu berakhir dengan kekalahan. Di satu sisi, persis seperti apa yang telah dia perkirakan sejak awal.

Tidak ada seorang pun di Kota Akademi yang akan mendengarkan apa yang dia katakan dan meresapi pesannya ke dalam hati. Karena bahkan kekasihnya sendiri, Takitsubo Rikou, tidak mengerti kenapa dia bertarung demi Coronzon.

Jadi, apakah semua itu merupakan perjuangan yang tidak berarti?

Tidak.

 

“...”

Kamijou Touma telah tiba di sebuah bandara internasional.

Baru saja terpikir olehnya bahwa dia terbang ke sini menembus luar angkasa, jadi dia tidak membawa paspor bersamanya.

Sekarang dia tidak bisa kembali ke Jepang!!

“Oh, ohhh. Ohhhhhhh...”

Jangan hanya mencampakkanku di sini, wahai orang-orang Anglikan! Bagaimana kalau kalian membantuku pulang ke rumah!? Terutama saat aku baru saja membereskan skandal kalian secara cuma-cuma!

Tentu saja, pemerintah Inggris akan memandang dirinya telah terbang menembus luar angkasa dan jatuh di perairan teritorial mereka tanpa izin, jadi mungkin dia harus bersyukur karena mereka tidak menembak jatuh “UFO” itu dengan rudal darat ke udara jarak jauh atau menyita “kapal mencurigakan” tersebut dengan paksa.

“Kamu benar-benar tidak ada harapan. Kamu bilang kamu berada di Heathrow, bukan? Aku akan memanggil Mark yang sedang merajuk karena harus tinggal di London, jadi ikuti saja instruksi mereka dan mereka akan menyelundupkanmu ke Jepang. Jangan khawatir. Ini bukan berarti memasukkanmu ke dalam kontainer kargo untuk pelayaran penuh keringat selama berbulan-bulan. Dengan jet pribadi yang dibeli menggunakan nama palsu, ini hanya akan memakan waktu setengah hari. ...Setelah mendarat di bandara Kota Akademi, mainan itu harus ditinggalkan bersama dengan nama palsunya, tapi sudahlah. Tidak ada yang benar-benar gratis.”

“Anu, Birdway? Aku merasa kamu hanya membuatku melakukan lebih banyak kejahatan...”

“Apa kamu lebih suka menghabiskan sisa hidupmu sebagai penduduk ilegal di Inggris? Bagiku itu tidak masalah. Faktanya, aku bisa menggunakan mainan lain untuk tamanku. Namun aku menyarankanmu untuk berhati-hati. Imigrasi telah menjadi topik yang sensitif di Inggris dan wilayah Eropa lainnya akhir-akhir ini.”

Ponsel pintar sungguh praktis.

Di zaman sekarang, kamu tidak perlu khawatir tentang tingginya biaya panggilan telepon internasional.

Aplikasi obrolan gratis benar-benar sebuah penemuan yang luar biasa.

Hal itu membuatnya merasa senang hanya dengan mendengar bahasa Jepang di saat dikelilingi oleh semua bahasa Inggris di Inggris. Walaupun dari perspektif global, seseorang yang hanya bisa berbicara bahasa Jepang seperti dirinya merupakan kaum minoritas.

Dan pada akhirnya, aku tidak pernah menemukan dokumen bukti hidupku! Apa aku benar-benar akan tinggal kelas sekarang!?

“Gereja Anglikan tidak membuat pengumuman resmi mengenai Narthex Coded Cathedral. Fakta bahwa dia merupakan proyek penelitian rahasia yang dijalankan oleh Lola Stuart, alias Iblis Agung Coronzon, tampaknya telah membantu masalah ini berakhir seperti ini, entah itu baik atau buruk. Jika dia tidak punya tempat untuk pergi, Sinar Matahari Fajar akan menampungnya. Dia sangat menarik, baik sebagai petarung khusus maupun sebagai bukti skandal untuk digunakan melawan pihak Anglikan.”

“Ahhh!! Kamu tidak bisa mengambilnya begitu saja!” teriak Lessar di latar belakang panggilan telepon tersebut. “Aku tadinya berniat untuk membawanya menjadi bagian N∴L∴! Maksudku, dia berada selevel Index Librorum Prohibitorum dan tidak ada yang tahu tentang keberadaannya!”

“Pertimbangkan ukuran dari kelompok kita. Apa kamu sungguh mengira kamu bisa mengatur apa yang harus kulakukan, wahai kelompok kecil? Lagipula, bukannya kamu seharusnya melacak dua Transenden merepotkan yang menghilang tepat di bawah moncongmu?”

“Ahh, ahh, aku tidak dengar! Melacak dua orang yang melarikan diri ke arah berbeda jelas-jelas tidak mungkin!”

“Kita harus memastikan Coronzon tidak meninggalkan hadiah aneh lainnya seperti Index dan Narthex yang tersembunyi di sudut atau celah tertentu. Membiarkan pihak Anglikan memimpin pencarian mungkin hanya akan membuat semua ini terulang kembali, jadi ini terdengar seperti tugasnya Sinar Matahari Fajar.”

“Selain itu, pihak Anglikan sangat dipermalukan hingga mereka mundur jauh lebih banyak daripada biasanya. Jadi jika kamu ingin melancarkan aksi apa pun, sekaranglah saatnya. Walaupun mereka yang bermuka tebal, seperti Stiyl dan kurasa Isabella juga, sudah kembali ke Inggris.”

“Tunggu dulu,” sela Kamijou. “Maksudmu orang-orang yang paling berbahaya sudah berkumpul kembali di sini? Tapi aku tidak mau ditusuk oleh pedang api dan dipanggang hanya karena dia naik pitam!”

Bagaimanapun juga, dia hanya harus melakukan apa yang diperintahkan kepadanya.

Kamijou tetap diam di sudut dinding dan mencoba untuk tidak menarik perhatian di bandara internasional yang dipenuhi oleh bahasa Inggris. Mencoba bepergian sendirian ke luar negeri tanpa paspor dan tanpa bisa berbahasa Inggris sudah melampaui tindakan bunuh diri.

Dan bersama waktu yang diberikan oleh situasi ini, pikirannya kembali berputar ke belakang.

 

Ke momen terakhir itu.

 

Ada sesuatu yang terasa janggal.

Apakah Hamazura benar-benar tipe orang yang akan memilih kematian, dengan meninggalkan kekasihnya begitu saja?

Dan ketika dia mendongak dari pistolnya, pemuda itu sama sekali tidak sedang menatap Kamijou yang tengah mendekat.

Fokus matanya tampak aneh.

Mengingat kembali hal itu, Kamijou berpikir bahwa Hamazura sebenarnya sedang menatap ke arah sedikit di belakangnya.

Dan bibir Hamazura jelas-jelas bergerak. Seolah sedang melontarkan sebuah keluhan.

 

“Ini... bohong, ‘kan?”

 

Sebuah pertanyaan tetap tersisa.

Mereka hanya berdua saja di dalam pesawat luar angkasa itu, jadi apa sebenarnya yang sedang ditatap oleh Hamazura?

Read Also :-
Labels : #IndexGT_Vol15 ,#Light Novel ,#Souyaku Toaru Majutsu no Index ,
Getting Info...

Posting Komentar